Demam, batuk, atau sakit perut di Jepang, dan kamu bingung harus ke mana? Wajar sekali. Sistem rumah sakit di Jepang agak berbeda dengan di Indonesia: ada klinik kecil untuk penyakit ringan, ada rumah sakit besar yang biasanya butuh surat rujukan, dan ada nomor telepon khusus untuk konsultasi darurat. Artikel ini merangkum langkah-langkahnya dari memilih tempat sampai membayar.
Jawaban singkat: Untuk sakit ringan, pergi dulu ke klinik (クリニック・医院) sesuai bagian, misalnya penyakit dalam (内科). Bawa Kartu My Number yang terdaftar sebagai kartu asuransi (マイナ保険証) atau surat keterangan asuransi (資格確認書). Dengan asuransi, biasanya kamu bayar 30% biaya. Darurat: telepon 119 (gratis).
Klinik atau Rumah Sakit Besar?
Di Jepang, langkah pertama biasanya klinik dekat rumah. Rumah sakit besar dipakai untuk pemeriksaan lanjutan atau penyakit berat. Kalau kamu langsung ke rumah sakit besar tanpa surat rujukan (紹介状), kamu bisa kena biaya tambahan minimal 7.000 yen di luar biaya pengobatan (berlaku di rumah sakit besar tertentu).
| Keluhan | Bagian (科) | Bacaan |
|---|---|---|
| Demam, batuk, flu, sakit perut | 内科 | naika |
| Anak sakit | 小児科 | shounika |
| Kulit gatal, ruam | 皮膚科 | hifuka |
| Telinga, hidung, tenggorokan | 耳鼻咽喉科 | jibi inkouka |
| Mata | 眼科 | ganka |
| Tulang, sendi, cedera | 整形外科 | seikei geka |
| Kehamilan, kandungan | 産婦人科 | sanfujinka |
| Gigi | 歯科 | shika |
Cara Mencari Klinik
- Cari di Google Maps dengan nama bagian + nama daerahmu, misalnya “内科 船橋”. Lihat jam buka dan hari libur
- Banyak klinik tutup pada Kamis sore, Sabtu sore, Minggu, dan hari libur nasional. Selalu cek dulu
- Beberapa klinik memakai sistem reservasi online atau nomor antrean. Kalau ada, pakai supaya tidak menunggu lama
- Kalau demam, telepon dulu sebelum datang. Ada klinik yang punya jalur masuk terpisah untuk pasien demam
Yang Harus Dibawa
- Bukti asuransi kesehatan: Kartu My Number yang sudah didaftarkan sebagai kartu asuransi (マイナ保険証), atau surat keterangan asuransi (資格確認書). Kartu asuransi kertas model lama sudah tidak berlaku sejak Desember 2025
- Kartu pasien (診察券) kalau sudah pernah ke klinik itu
- Uang tunai. Masih banyak klinik kecil yang tidak menerima kartu
- Catatan gejala: sejak kapan, suhu badan, obat yang sedang diminum, alergi
- Untuk anak: buku kesehatan ibu dan anak (母子手帳) dan kartu subsidi biaya medis anak
Alur di Klinik
| Langkah | Yang terjadi |
|---|---|
| 1. Resepsionis (受付) | Tunjukkan kartu asuransi. Kalau pertama kali, kamu diminta mengisi kuesioner (問診票) |
| 2. Menunggu | Namamu akan dipanggil |
| 3. Diperiksa dokter (診察) | Jelaskan gejala. Tidak apa-apa menunjukkan catatan atau aplikasi penerjemah |
| 4. Membayar (会計) | Kamu menerima kuitansi dan resep (処方箋) |
| 5. Apotek (薬局) | Bawa resep ke apotek, biasanya di dekat klinik. Di sana kamu membayar obatnya |
💡 Di apotek kamu bisa minta buku catatan obat (お薬手帳). Ini berguna kalau nanti ke dokter lain atau kalau ada keadaan darurat.
Berapa Biayanya?
Kalau kamu ikut asuransi kesehatan (asuransi perusahaan atau asuransi nasional 国民健康保険), biasanya kamu membayar 30% dari biaya pengobatan. Untuk anak, banyak kota punya subsidi sehingga biayanya sangat kecil atau gratis (aturannya beda tiap kota).
Kalau biaya pengobatan sebulan menjadi sangat besar, ada sistem batas biaya (高額療養費). Tanyakan ke asuransimu kalau kamu dirawat di rumah sakit.
Malam, Hari Libur, dan Darurat
| Situasi | Nomor / tempat |
|---|---|
| Darurat: sesak napas, tidak sadar, kecelakaan, perdarahan berat | 119 (ambulans, gratis). Bilang 「救急です」(kyuukyuu desu) |
| Bingung apakah perlu ambulans atau perlu ke rumah sakit sekarang | #7119 (konsultasi darurat, tersedia di banyak daerah) |
| Anak sakit di malam hari atau hari libur | #8000 (konsultasi untuk anak) |
| Sakit ringan di hari libur | Klinik jaga hari libur (休日当番医) di daerahmu. Cek situs kota |
Kalau Tidak Lancar Bahasa Jepang
- Siapkan kalimat sederhana: 「熱があります」(netsu ga arimasu, saya demam), 「ここが痛いです」(koko ga itai desu, sakit di sini)
- Pakai aplikasi penerjemah dan tunjukkan layarnya ke dokter
- Banyak prefektur punya layanan informasi medis multibahasa. Contohnya di Tokyo: ひまわり (03-5285-8181). Cek bahasa yang tersedia di layanan daerahmu
- Kalau ada teman atau rekan kerja yang bisa bahasa Jepang, minta tolong menemani untuk pertama kali
FAQ
T: Saya belum punya asuransi. Boleh ke klinik?
J: Boleh, tapi kamu membayar 100%. Orang yang tinggal di Jepang lebih dari 3 bulan pada dasarnya wajib ikut asuransi kesehatan. Tanyakan ke perusahaan atau kantor kota.
T: Obat dari Indonesia boleh diminum?
J: Sebaiknya bilang ke dokter obat apa saja yang kamu minum, termasuk obat dari Indonesia, supaya tidak bentrok dengan obat baru.
T: Apakah 119 harus pakai bahasa Jepang?
J: Banyak daerah punya layanan penerjemahan lewat telepon untuk 119. Sebutkan dulu alamatmu dengan jelas.
Kesimpulan
Untuk sakit ringan, mulai dari klinik dekat rumah, bawa bukti asuransi dan uang tunai, lalu ambil obat di apotek. Simpan nomor 119, #7119, dan #8000 di HP sekarang, sebelum benar-benar butuh. Kalau ragu, jangan menahan sakit sendirian.
Artikel ini adalah informasi umum per November 2026, bukan saran medis. Kalau kondisimu serius, segera hubungi 119 atau dokter.
Baca juga: Asuransi Jiwa dan Asuransi Kesehatan Swasta di Jepang untuk Orang Asing: Perlu atau Tidak?
🗣️ Kata Jepang Penting
Kata-kata yang sering muncul di loket atau dokumen. Kalau perlu, tunjukkan layar ini ke petugas.
| Bahasa Jepang | Cara baca | Arti |
|---|---|---|
| 熱があります | ねつがあります | Saya demam |
| ここが痛いです | ここがいたいです | Sakit di sini |
| 保険証 | ほけんしょう | Kartu asuransi kesehatan |
| 処方箋 | しょほうせん | Resep obat |
| 薬局 | やっきょく | Apotek |
| 救急車をお願いします | きゅうきゅうしゃをおねがいします | Tolong kirim ambulans |



